BACAKABAR.com – Presiden Jokowi melakukan reshuffle Kabinet Kerja jilid II dimana salah satu yang dicopot jabatannya adalah Anies Baswedan yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi X DPR RI dari FPAN Anang Hermansyah menilai, keputusan Presiden Jokowi sudah tepat.
“Gak mungkin kalau pak Jokowi tidak punya catatan untuk mengganti seseorang, bisa saja Anies rapornya merah mungkin. Memang, kabar penggantian Anies tidak santer seperti menteri lainnya yang memang sudah diisukan bakal diganti. Tapi, faktanya Anies diganti itu ya mungkin pak Jokowi sudah punya penilaian sebelumnya,” kata Anang.

Menurutnya, selama di bawah kepemimpinan Anies Baswedan, masih banyak sektor pendidikan dan kebudayaan yang perlu dibenahi.
“Ketika saya melakukan kunjungan ke daerah-daerah, masih banyak sekolah-sekolah yang tidak layak. Itu artinya bahwa potret pendidikan kita masih mengalami suatu persoalan yang belum terpecahkan. Memang kita akui Anies orang pintar, tapi tak cukup hanya mengandalkan kepintaran saja tanpa dibarengi strong leadership,” ujarnya.
Selain sektor pendidikan, menurut Anang, Anies Baswedan juga kurang memperhatikan sektor kebudayaan.
“Anies kurang memperhatikan sektor kebudayaan. Contohnya, keberpihakan anggaran untuk sektor kebudayaan selama ini sangat kecil sekali dibandingkan sektor pendidikan,” tegas Anang
Source link
0 Response to "Alasan Panjang Anang Hermansyah Mengapa Anies Baswedan Layak Dicopot"
Posting Komentar