Media Online Antara – Pengakuan terpidana mati Fredi Budiman kepada Koordinator KontraS Haris Azahar ternyata membuat Politisi PDIP Masinton Pasaribu merinding, Ia mengaku merinding setelah membaca pengakuan tersebut, mungkin karena isinya terkait dugaan keterlibatan oknum BNN, kepolisian dan TNI dalam jaringan perdagangan Narkoba.
Fredi sendiri adalah gembong narkoba yang dini hari tadi telah dieksekusi oleh regu tembak di Nusakambangan, Jawa Tengah. Masinton pun meminta ditelusuri apabila kesaksian dari Haris yang berdasarkan dari pengakuan Fredi itu benar.
Bacalah: Berita Buruk untuk Ahok apabila hal ini terjadi
“Kalau benar informasi yang disampaikan Fredi kepada Haris, merinding juga saya. Di situ melibatkan oknum BNN, polri, perwira tinggi TNI. Ada yang nitip-nitip harga segala, ini kan memang permainan sindikat mafia yang bukan lagi ecek-ecek,” ucap Anggota Komisi III DPR tersebut, (297).
| Selain ngaca, ternyata hal ini membuat Masinton merinding juga loh |
Menurut Masinton, Komisi III juga dapat mengundang Haris untuk berdiskusi mengenai benar tidaknya pengakuan Ferdi, karena informasinya cukup menarik untuk ditelusuri, apabila info itu dibiarkan saja, hanya akan menjadi wasiat biasa.
Masinton pun mengatakan bahwa informasi dari KontraS penting untuk di urai apabila benar adanya sindikat narkoba sudah teroganisir dan melibatkan banyak aparatur negara, karena hal tersebut telah membahayakan negara.
Bacalah: Selain tuding Jokowi, orang ini ngatain Indonesia begini!!
“Ini Kayak cerita di film jadinya. Fredi menggunakan mobil jenderal TNI bintang dua, berisi narkotika dari Medan ke Jakarta, kan begitu kesaksian Haris. Kita bisa bayangkan dalam waktu dua hari tiga malam di perjalanan,” tandasnya.
Untuk menghindari kesimpang siuran, Ia mendorong curhat Fredi itu untuk didalami lebih jauh.
“Ditelusuri oknum-oknum yang terlibat dalam sindikat jaringan peredaran narkotika,” tutup Masinton.(SR)
loading…
Source link
0 Response to "Selain ngaca, ternyata hal ini membuat Masinton merinding juga loh!!"
Posting Komentar