
Berita Metropolitan – Pihak Pelapor mencabut tuntutan terhadap Pak Samhudi (Guru SMP
Raden Rahmat Balongbendo). Akhirnya di bulan yang suci ini, kedua belah
Pihak sepakat untuk menyelesaikan kasus ini. Bertempat di Kediaman Bapak
Ketua PGRI Kabupaten Sidoarjo (Prambon), pada tanggal 2 Juli 2016 mulai
Pukul 20.00 – 23.00 WIB.


Atas perdamaian ini Pengurus PGRI Kabupaten Sidoarjo mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada Bapak Wakil Bupati, Dandim, Komisi D DPRD, KSPI Prov, PGRI Prov,
serta Tokoh lain yang ikut mendukung adanya perdamaian ini,

Sebelumnya dikabarkan siswa ini ditolak di semua sekolah tempat dia mendaftar. Lantaran para Guru ketakutan menghadapi anak model seperti siswa ini. Salah satunya adalah beredar kabar salah satu SMA di daerah Sidoarjo menolak mentah – mentah siswa ini. Membaca kabar ini, netizen bukannya kasihan malah membully habis – habisan.


Berikut salah satu kutipan Netizen yang ramai beredar di jagat sosmed hari ini:
Kabar terkini. Tadi saya dapat informasi dari temen…bahwasanya si SS tadi mau daftar sekolah ke SMA Kartika. Daerah Kodam BrawijYa pake baju Raden Rahmat… langsung anak tsb tidak diterima oleh sekolah…dikarenakan dia telah melaporkan gurunya pak Samhudi ke penjara.
Hanya satu kata Q, Kapokmu kapan. Hahaha….
Lucunya waktu daftar ke sekolah itu, si SS diantar oleh bapaknya yang nota bene TNI AD. Lha kebetulan pemilik sekolah Kartika adalah yayasan TNI AD. MAKODAM BRAWIJAYA SBY.
Pada saat itu juga Bapaknya dipanggil oleh satu satu pengurus Yayasan Kartika. Kebetulan beliau adalah salah satu pejabat tinggi di Korps TNI AD. Langsung Bapaknya dimarahi dan diancam akan diberikan sanksi berat dari kesatuannya. Karena dia telah menjelekan korps TNI tidak hanya wilayah bahkan nasional atas dasar tuduhan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang guru.
Pak Samhudi…beliau berkata…guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Semua atribut yg kita pakai itu tdk ad apa2nya…Krn kita juga pernah sekolah…gak mungkin kita bisa gini kalau tdk ada jasa dari guru. Kembalikan martabat guru.
sumber: beritaviral dan beritateratas
Source link
0 Response to "Bikin Kapok Karena Tidak Diterima di SMA, Akhirnya Orang Tua Siswa Yang Dicubit Cabut Tuntutan Terhadap Guru"
Posting Komentar