Media Online Antara – Musisi jenius, Ahmad Dhani, kembali menghebohkan publik melalui akun Twitter-nya @AHMADDHANIPRAST. Sebelumnya, Dhani men-tweet, “Ada yang bisa kasih aku pencerahan, apa karya dan prestasi Jokowi selain utang yang seabreg-abreg?”.
Dan kali ini, Dhani kembali men-tweet “DPR dan MPR tolong Presiden nya di larang ngutang sana sini lagi…siapa yg mau bayar???nenek moyang Ahok?”
Tweet Dhani itupun sontak menuai banyak cibiran dari para pengguna akun Twitter lainnya. Misalnya datang dari @FarizWTF yang menulis “itu korban yang terkena tabrak oleh anak artis siapa yang mau bayar biaya hidup anak korban? Nenek moyang ahok?”
Kemudian dari @wongdesa12345 yang menulis “matamu melek wahai dajal dhani sebelum ALLAH SWT memberi mu BUTA Picek,yg ngutang sby,yg cicil byr”.
| Gara-Gara Jokowi, Dhani sampai ngemis ke DPR dan MPR seperti ini |
Atau dari @Papahnya_Salsa yang menulis “wah wah.. ga baik mas mengkafirin org, yg blm tentu kafirnya”, dan @NovNuraidah “anak mas dhani nabrak org,hutang nyawa jg dibayar dgn jd jongosnya si Hari tanoe kog”.
Kendati demikian, ada juga pengguna Twitter yang mendukung cuitan Dhani itu. Salah satunya dari @Boneka_Berbie yang menulis “,maju terus…mas ! Demi anak cucumu dimasa yang akan datang agar tidak tertipu lagi sama2 oknum cina seperti >@basuki_btp”.
Padahal Hingga akhir Maret 2016 utang pemerintah sudah mencapai Rp 3.271,82 triliun. Total utang tersebut merupakan akumulasi sejak pemerintahan zaman orde baru.
“Utang Rp 3.200-an triliun itu sudah dari dulu. Sejak zaman berutang, tepatnya saat awal orde baru,” ungkap Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam rapat kerja dengan Komisi XI, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/5/2016).
Jadi utang mana yang dimaksud Ahmad Dhani?? Jangan lupa, antara Utang Luar Negeri, investasi, dan penanaman modal asing adalah sesuatu yang berbeda.
Disamping itu, Bank Indonesia (BI) sebelumnya telah mengumumkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2016 tercatat sebesar US$ 109,8 miliar. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir Mei lalu sebesar US$ 103,6 miliar. Posisi cadangan devisa merupakan salah satu indikator yang menentukan kesehatan ekonomi sebuah negara.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Tirta Segara mengatakan peningkatan tersebut dipengaruhi oleh penerimaan cadangan devisa, antara lain berasal dari penerbitan global bonds pemerintah, hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas, penerimaan pajak dan devisa migas, serta penarikan pinjaman pemerintah.
” Ini jauh melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo,” ujar Tirta, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 14 Juli 2016.
Menurut Tirta, BI memperkirakan posisi cadangan devisa per akhir Juni itu cukup untuk membiayai 8,4 bulan impor atau 8,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Posisi tersebut juga sudah berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
BI menilai cadangan devisa tersebut juga akan mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.(Beritateratas)
loading…
Source link
0 Response to "Gara-Gara Jokowi, Dhani sampai ngemis ke DPR dan MPR seperti ini!!"
Posting Komentar