Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
X-NONE
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;

Berita Metropolitan – Rodrigo Duterte
resmi dilantik sebagai Presiden Filipina. Pemimpin yang terkenal
‘angker’ ini mengumbar sejumlah janji dengan mengedepankan kesederhanaan
ketimbang mengumbar kemewahan.
Salah satu yang luar biasa adalah
dia menyatakan tidak mau lagi diantar jemput untuk beraktivitas sebagai
presiden dengan limusin. Dia minta dijemput menggunakan mobil pick-up.
Saat
pelantikan Duterte hanya mengenakan kemeja polos tanpa balutan khusus.
Para tamu undangan hanya disuguhi panganan dan minuman tradisional
Filipina. Tidak terlihat jejeran sampanye atau makanan mewah yang
biasanya menjadi kelaziman.
Presiden Rodrigo Duterte, mewajibkan anggota-anggota
kabinetnya mengadopsi gaya hidup sederhana, termasuk tidak mengendarai
mobil mewah dan makan makanan mewah ketika hadir dalam pertemuan.
Duterte mengatakan tidak boleh ada lagi perjalanan atau makanan mewah,
hanya makanan sederhana sama seperti yang dinikmati kebanyakan rakyat
biasa Filipina. Mereka juga hanya boleh naik pesawat terbang kelas
ekonomi.
Mantan wali kota yang lama memimpin Davao City ini
terkenal akan aturan ketat atas penggunaan dana publik dan kini
menetapkan gaya pemerintahan ke arah penghematan.
Menteri
Kesejahteraan Sosial yang baru dipilih Duterte, Judy Taguiwalo, berkata,
“Bagi Duterte, tidak ada lagi kendaraan mewah, hanya penerbangan kelas
ekonomi, dan tidak menggunakan dana pemerintah untuk perjalanan dinas
yang ditanggung pemerintah. Jadi saya senang atas pengumuman ini karena
itu awal yang baik,” katanya.
Mengingatkan Pada Gaya Presiden Joko Widodo
Gaya Duterte ini tentu mengingatkan pada Presiden Joko Widodo
yang juga mengedepankan citra sederhana dalam beraktivitas sebagai
kepala negara. Ketika baru terpilih Jokowi mengaku tak ngebet naik mobil
khusus sebagai presiden.
“Saya naik apa-apa nyaman. Pakai becak
nyaman, pakai bajaj nyaman, pakai angkot nyaman, pakai Kijang nyaman,
pakai Mercy nyaman. Semuanya nyaman. Saya enggak pernah birahi terhadap
mobil,” ujarnya saat menghadiri acara Relawan Projo di kawasan Kelapa
Gading, Sabtu (23/08).
Berdasarkan aturan standar protokoler,
total ada 37 anggota Paspampres, tujuh rangkaian mobil dan tiga motor
pengamanan yang akan terus mengawal Jokowi. Dia mengaku tak bisa menolak
kehadiran Paspampres, Jokowi menegaskan akan membuat pengamanan
terhadap dirinya tidak terlalu ketat.
“Tadi malam sudah saya
kumpulkan semuanya. Kita hitung rombongan nanti berapa. Kalau normal
katanya 22 mobil. Saya sampaikan ndak, saya ingin lebih simpel, yang
paling kecil, tetapi tetap standar keamanan ada. Hitung-hitungannya
ketemu tujuh mobil,” kata Jokowi.
Selain jumlah iring-iringan
mobil, Jokowi juga membahas soal blusukan dengan para anggota
Paspampres. “Saya tidak ingin terjadi jarak antara saya dan masyarakat,”
ujarnya saat menghadiri acara Relawan Projo di kawasan Kelapa Gading,
Sabtu (23/08).
Jokowi juga meminta agar Paspampres tidak
menyalakan sirine ketika rombongan lewat. Beberapa kali Jokowi juga
sempat berhenti untuk bertemu dengan rakyat. Mempertimbangkan
keselamatan Jokowi akhirnya memakai mobil dinas Mercedes, bukan Innova
seperti masih menjadi gubernur.
Jokowi juga membatalkan rencana
pembelian mobil Mercedes Benz, sebagai kendaraan dinas menteri pada
pemerintahannya mendatang. Jokowi telah melayangkan larangan tersebut ke
Sekretariat Negara.
Menurut Jokowi, penolakan pembelian mobil
dinas para menteri tersebut karena ingin efisiensi anggaran negara.
Namun, mantan wali kota Solo ini mengatakan saat ini masalah tersebut
bukan menjadi wewenangnya, lantaran belum dilantik menjadi presiden.
Seperti
diketahui, berdasarkan pengumuman pemenang lelang bernomor
Peng-03/PPBJ-PKMPSM/08/2014 yang diterbitkan situs setneg.go.id,
pemenang lelang pengadaan itu adalah PT Mercedes-Benz Indonesia.
Penetapan pemenang lelang ini diputuskan pada 28 Agustus 2014. Anggaran
pengadaan mobil dinas menteri mencapai Rp 91 miliar.(merdeka.com & tempo.co)
Source link
0 Response to "Presiden Duterte dan Presiden Jokowi, Dua Pemimpin yang Sama-sama Sederhana"
Posting Komentar