Taufik: Charta Politika Jujur Saja Kalau Bikin Survei untuk Ahok




Taufik: Charta Politika Jujur Saja Kalau Bikin Survei untuk Ahok
Senin, 17 Oktober 2016 , 08:48:00 WIB

Laporan: Widodo Bogiarto



Berita Metropolitan. Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik meminta Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya untuk mengakui bahwa survei bertajuk preferensi politik masyarakat menuju pemilihan langsung gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta yang sedang dikerjakan lembaga surveinya memang bertujuan untuk membantu calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), memenangkan pertarungan Pilgub DKI 2017.


“Yunarto Wijaya dan Charta Politika jujur saja kalau bikin survei untuk penajaman Ahok. Ngapain ngumpet-ngumpet. Dia kan ngakunya intelektual,” kata Taufik saat dihubungi, Senin (17/10).


Taufik mengaku sudah mengamati sepak terjang Yunarto Wijaya selama beberapa tahun ini, dimana dia memiliki kecenderungan sebagai pendukung Ahok.


“Saya sudah tahu siapa Yunarto Wijaya. Ngapain dia ribut-ribut di twitter buat nantang debat. Lebih dari debat pun saya siap,” tegas Taufik.


Taufik juga menyesalkan sikap Yunarto yang menyalahkan salah seorang Ketua RT di Kelurahan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, yang berhasil mengamankan seorang mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah.


Mahasiswa itu kepergok tengah menyebarkan kuisoner yang seluruh pernyataannya dalam kuisoner cenderung menggiring opini untuk mendukung calon petahana. Seperti Jakarta maju karena Ahok, tidak ada figur yang lebih baik memimpin Jakarta selain Ahok, semua hal jelek yang dituduhkan kepada Ahok tidak benar dan Ahok memang kasar tapi itu untuk kebaikan.


“Nggak usah nyalahin RT, karena itu bagian dari tugasnya menjaga kondusufitas lingkungannya,” ujar Taufik.


Sebelumnya, Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya enggan memberikan penjelasan terkait diamankannya seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah yang kepergok tengah menyebarkan kuisoner survei Charta Politika di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, yang seluruh pernyataannya cenderung menggiring opini untuk mendukung calon petahana, Ahok.


“Maaf saya nggak mau dikonfirmasi soal itu. Nanti siang saja saya akan berikan klarifikasi lengkap lewat twitter,” kata Yunarto saat dihubungi, Senin (17/10).


Yunarto justru menuding Ketua RT di Lebak Bulus telah melanggar undang-undang karena sepihak mengambil berkas kuisoner yang akan disebarkang sang mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah.


“Pengambilan kuisoner oleh Ketua RT tidak dapat dibenarkan,” cetus Yunarto. [awr]


Komentar Pembaca




0 Response to "Taufik: Charta Politika Jujur Saja Kalau Bikin Survei untuk Ahok"

Posting Komentar